Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

04 August 2013

Puisi Tema "Pemadam Kebakaran"

Pemadam Kebakaran
Karya: Florensius Ghesa
 
Wiu .. Wiu ..
Telah terjadi kebakaran
Orang-orang berkerumun
Si jago merah meronta-ronta
 
Pemadam kebakaran datanglah
Kami membutuhkan kalian
Seluruh rumah terbakar
Tidak ada yang selamat
 
Dengan gagah berani
Meraka melompat turun
Mengambil selang
Memjinakkan api itu
 
Pemadam kebakaran  ...
Terima kasih,
Dengan jasamu
Tidak ada korban jiwa
 
=========================================
 
Makasih sudah membaca, semoga bermanfaat .. Tentang contoh puisi yang menceritakan pemadam kebakaran. Sejujurnya puisi ini cuma buat nambah rank.. :P But thanks! :)
 

Puisi tema "Polisi Penjagaku"

Polisi Penjagaku
Karya: Florensius Ghesa
 
 
Dengan langkah tegapnya
Dengan kata-kata tegasnya
Dengan bunyi peluitnya
Dengan seragamnya
 
Dia menjadi simbol bagiku
Dia menjadi teladanku
Dia menjadi pejuangku
Dia mnejadi penyelamtku
 
Untuk menjaga ..
Nama baik Negriku!
 
 
==========================================
 
Puisi tentang polisi
dengan contohnya
 
Lagi males posting nih sob, jadi bikin puisi aja dah, tapi kliatannya asal-asala. Maaf ya, emang kemampuan gua cuman itu, maklumlah emang gak niat buat .. hehe :D Cuman buat nambah rank google ajah,,
 
Monggo yang mau copas buat tugas, terutama buat anak-anak yang cita-citanya polisi !! Hehe, ups. Yang SMP SMA gk apa-apa kok .. :)

16 June 2013

Contoh Cerpen tema "Hujan"

Cerita Pendek dengan tema "hujan", judulnya Bocor. Cerita ini Ghesa buat waktu disekolah karena ada tugas, but nevermind, enjoy! /dicopas kalo tugas kita sama . . hehe :D
 
Bocor
 
"Siang ini panas sekali," gumamnya dalam hati. Namanya Rina, dia adalah seorang siswi SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. Dia adalah orang yang pengeluh, walau pun banyak masalah yang menghadapinya, dia tetap mencoba untuk bersabar, atau mungkin Rina bisa dibilang cool.
 
Dengan cepat, Rina langsung menuju warung makan disamping sekolahnya. Kaleng minuman didalam kulkas langsung Rina ambil, mungkin karena kehausan Rina langsung menghabiska isi dari kaleng tersebut.
 
Hanya selang waktu beberapa menit saja. Hujan langsung membasahi SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. "Lho, hujan," gumamnya sekali lagi. Rina menyesal mengapa saat dia akan pulang, hujan datang untuk menghadannya. Tidak pikir panjang, Rina memesan bakso di warung yang sama, "sembari menunggu hujan," jawabnya santai seperti orang yang tidak pernah kehilangan akal.
 
Tidak lama setelah Rina menghabiskan bakso yang dibelinya. Matahari kembali bersinar. Pelangi dapat terlihat di langit muncul dai rumah-rumah dibawahnya. Dengan senyumnya yang manis, Rina segera membayar kaleng minuman dan Bakso, lalu segera pulang.
 
Sesampainya dirumah, Rina langsung duduk diteras. Hujan kembali turun, dia hanya termenung. Rina pikir semua hal yang pahit telah dia rasakan, juga telah dinikmatinya. Dengan senyuman manis tentunya.
 
========================================================================
 
#for someone who
  frustating first,
  then frustating at
  me after all
  30 Januari 2013

Contoh Paragaraf Deskripsi Spasial

Untuk postingan ini Ghesa ambil dari pelajaran disekolah , , itung2 buat pemanasan, jadi inilah yang dinamakan Paragraf Deskripsi Spasial. Apa itu Paragraf Deskripsi Spasial? Yaitu sebuah paragraf yang menjelaskan sesuatu hal dilengkapi ciri-ciri dengan disertai fakta dan bukti-bukti yang ada. Nah dibawah ini ada satu contoh paragraf dengan tema "ruang tamu". Monggo dicopas kalo buat tugas . . hehe :D


Dua buah sofa panjang berada diantara karpet bermotif abstrak dengan warna dominan hijau, kedua sofa tersebut ditempatkan secara berhadapan dengan mengapit meja kayu kecil diatas karpet. Tepat diatas sofa-sofa tersebut, terdapat meja belajar yang menghadap ketimur, sehingga ruang diantara meja kecil dengan meja belajar berhimpit menjafi satu. Selain meja belajar, pada sebelah meja kiri sofa yang menghadap kebarat, terdapat meja dengan satu set perangkat komputer. Hanya dengan dua buah lampu neon dengan masing-masing lampu berukuran 16 watt sudah dapat menghiasi seluruh perabot.

08 May 2013

Video Habis Ujian

Setelah susah payah Ghesa membuat video ini akhirnya jadi juga, jadi selamat melihat

 

Terimakasih sudah melihat, sebenarnya ini dalah video plesetan dari Habis ujian yang direkam oleh Paul. Terus Ghesa yang mengeditnya. Maaf pabila menyinggung semua yang ada divideo ini, hanya untuk hiburan saja kok

17 February 2013

Contoh pidato sambutan Kerja Bakti

Sambutan udh dtulis skitar 5 bulan lalu. Gk ada judul. Yang jelas, ini menyambut kegiatan kerja bakti. Jadi nikmti apa adanya yh! :D

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi saudara sekalian yang saya hormati. Kita semua adalah mahluk sosial, mahluk berwawasan tinggi, dengan intelektual yang tinggi serta pengetahuan yang tinggi pula.

Kita tahu betapa pentingnyd kebersihan pada lingkungan kita, kita juga tahu bencana seperti banjir, demam berdarah, sampah menggunung, membuang limbah tanpa mengolahnya terlebih dahulu.

Jadi yang saya harapkan sebenarnya, kita semua dapat peduli, kompak, dan lebih bijaksana dalam menanggulangi masalah kebersihan ini.

Demikian sambutan yang dapat saya sampaikn. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Selamat pagi.

----------
Sent from my Nokia

Puisi tema "Dokter Harapanku"


Ini puisi dengan tema Cita-cita Dokter. Monggo dibaca . . .

Dokter Harapanku

Menatap kedepan
Lewati dinding perjuangan
Tinggalkan gensi
Demi sebuah mimpi
Menatap kedepan
Meski penuh tanda Tanya
Lawani nafsu
Meskipun sulit
Runtuhkan ego
Sekeras apapun
Bila tak kuasa
Minta petunjuk pada pencipta
Terus berjuang
sebelum matahari tenggelam
Bulatkan tekad
Demi satu tujuan
Yakinkan semua
Pasti diberi jalan
Untuk menyembuhkan mereka
Yang tidak berdaya
Dalam hal kemanusiaan
Menyelamatkan umat manusia
Untuk berjuang
Dari kecacatan mereka
Tanpa pamrih

10 February 2013

Cerpen "Batu Namun Hargailah"

Cerpen ni Ghesa buat sekitar 19 November 2012, temanya Ghesa udah lupa. Tapi ini cerpen termasuk tugas seKota Surabaya. Langsung saja dicermati:

Batu Namun Hargailah

Pak Pri membuka amplop berwarna putih. Hatinya berbinar mendapatkan berita surat tersebut. Tidak terbayang apa yang ada didalam amplop tersebut. Keringatnya mulai mengucur, kacamatanya mulai beruap, dahinya mulai berkerut, pertanda yang sangat-sangat tidak enak. Arien yang saat itu masih mendengarkan musik akhirnya mulai terpaku pada ayahnya.
Ternyata didalam amplop berisikan surat dari Sekolah yang didiami Arien selama ini. Yang bertuliskan "anak bapak sekarang dalam masa percobaan, kami harapkan bapak.ibu dapat mengikuti kegiatan di sertakan pembelajaran yang setara sehingga dapat mengimbangi Nilai yang ada. Atau anak bapak/ibu kami kembalikan." selesai membaca dengan penuh keherana, Pak Pri langsung mengambil Rapor yang tadi di letakkan di atas kursi dan ternyata Nilainya merah semua, sungguh kaget bukan main Pak Pri.
Mendengar itu, Arien langsung mematikan musik dan menembunyikan Handphone dibalik bantal. Dengann mata yang merah Pak Pri langsung menjewer kuping Arien beserta pertanyaan-pertanyaan yang dilimpahkan bersamanya. Namun sepertinya omongan tersebut hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
Arien sebenarnya adalah sosok yang pendiam dingin, dia juga akrab dengan beberapa temannya, namun tidak dengan sisanya, dia sendiri bingung. Apa yang salah dengan dirinya, namun dia tetap santai sampai saat ini.
Malamnya Arien hanya melamun memikirkan kejadian tadi siang, memang betul kata Bapaknya tadi, nilainya yang anjlok bisa membuatnya tidak naik kelas. Tanpa pikir panjang Arien langsung mengambil buku dan membacanya, walaupun mengantuk dia tetap membaca. Memang seperti biasanya dia hanya belajar satu jam saja, sudah kebiasaan sejak dia SMP memang begitu, akhirnya Arien menutup buku dan pergi tidur. Pak Pri hanya melihat dan menggelengkan kepala. "kapan anak ini dapat belajar menghargai?" batin PakPri seraya menutup pintu dan tidur.
Libur semester pun selesai, saatnya sekolah dengan wajah yang baru, begitu pula dengan Arien yang telah menyiapkan buku-bukunya. "Pak Arien berangkat" belum dijawab oleh Pak Pri dia sudah menghilang. Pak Pri hanya keheranan larena asal suara tadi menghilang.
Sesampai disekolah, disana Arien melihat teman-teman sedang asik mengobrol, dengan bingungnya dia langsung menghampiri mereka. "Ah mungkin mereka sedang membahas nilai rapor yang dibagikan kemarin" pikirnya dalam hati. "pagi Rara, Tina, Rina, lagi membahas apa, kelihatannya serius sekali?" sapa Arien yang memang kebingungan dari tadi. "Nilaiku dibawah KKM semua Rien" jawab Tina. "Aku ada yang nilainya 20, parah sekali!" tambah Rina. Kalau kamu Rara, bagaimana? "gak perlu dibahas itu! Kamu kok terlihat santai begitu, pasti nilai kamu diatas KKM semua ya?" jawab Rara sambil bertanya. Hanya saja sebelum Arien menjawab pertanyaan temannya itu. Bel tanda masuk sekolah sudah berbunyi. Mereka pun duduk dibangku masing-masing.
Arien tidak tampak seperti teman-temannya, dengan wajah yang santai. Bahkan hal tersebut tetap berlangsung sampai bel tanda pulang sekolah berbunyi. Melihat ketiga sahabatnya langsung pulang entah kenapa. Akhirnya Arien pun bergegas pulang.
Sesampainya dirumah Arien hanya memikirkan ke-3 temannya yang langsung pulang. "ah mungkin mereka hanya capek saja" pikirnya dalam hati. Selesai makan siang, rasa suntuknya kambuh lagi. "Pak, Arien main" seperti halnya tadi pagi. Pak Pri belum sempat menyahutnya.
Dengan bingung sembari menendang krikil berwarna hitam pekat, permukaanya halus namun meruncing diujung lainnya. Mungkin seperti itu watak Arien yang bisa digambarkan selama ini. "Ah . . . Kenapa aku malah memikirkan batu ini" tidak sadar pandangannya tertuju pada sebuah objek yang tidak jelas. Setelah didekati ternyata objek tersebut adalah Rendi. "Hai!" sapa Rendi. "oh, hai juga"jawab Arien ketus. Dengan perasaan bersalah Rendi bertanya "ada apa kok wajahnya mengkerut? Wah pasti rapor kemarin ya?" "jangan sombong, walau pun nilai kamu diatas rata-rata, tapi aku tidak akan mengakuinya!" balasnya. Kali ini Rendi memang betul-betul sakit hati.
Sebenarnya Arien memang menaruh hati pada Rendi sejak lama, namun dia sendiri tidak mengetahui mengapa perasaan itu muncul begitu saja. Karena alasan ini juga berpengaruh pada kejadian barusan. "tadi Rendi sakit hati tidak ya? Semoga saja tidak" gumamnya dalam hati. "ya maklum lah suasana hati ini kan sedang tidak menentu!" tambahnya sambil tertawa kecil mengingat masalahnya yang tadi-tadi.
Dari sini Rendi menjadi semakin semangat, bahkan ada keingina untuk membuat Arien berubah. Maka tempat yang pertama kali Rendi datangi adalah tempat yang biasa dibuat Arien dan kawan-kawannya meluangkan waktu. "barusan Arien jalan-jalan sendirian, pasti dia tidak ada di tempat seperti biasanya" pikir Rendi. Dan ternya apa yang dipikirkannya benar. Yang ada hanyalah tiga orang Rara, Tina, dan Rina.
"hai Rara, Tina, Rina!" sapaan yang sama sebelumnya, namun dengan jawaban yang berbeda. Memang lama mereka berdiskusi akhirnya jalan keluar pun ditemukan. "sebaiknya kita juga meminta bantuan dari Pak Pri dia kan kepala desa di kampung kita sekaligus bapaknya Arien, betul tidak?" "wah usul bagus"Jawab Rendi seketika" "boleh-boleh" tambah Rara dan Tina. "Tapi besok saja, aku tidak sepenuhnya yakin untuk hari ini. Kita tunggu hari libur saja" tambah Rendi.
Tepat keesokan harinya Rendy langsung pergi kerumah Arien dengan membawakan sepucuk surat. Sebenarnya Arien sudah mengetahui rencana teman-temannya itu. Maka setelah Rendi pergi Arien pun membaca surat tersebut, ternyata berisikan sebuah cerpen yang sangat menyentuh hatinya, ceritannya seperti ini.
Di sebuah rumah yang sangat sederhana, lahirlah seorang bayi laki – laki, yang tampan. Ars, namanya. “Oe… Oe… Oe…” suara tangisan Ars sangat keras. Kedua orang tua Ars sangat senang menyambut kelahirannya, terutama sang Ayah. Setiap Ars menangis, sang Ayah pasti langsung menimang Ars. Betapa bahagianya kehidupan mereka.“Anakku… cup… cup…!, Ci.. Lu.. Baaa… ” hibur sang Ayah. “Ayah berangakat kerja cari uang buat beli susu  ya anakku tersayang !”, sambil mencium kening Ars, Guman sang Ayah. Hal itu ia lakukannya setiap hari, berangkat kerja, pulang kerja. Sang Ibu yang sangat tulus merawat, mendidik Ars. Beliau juga tak lupa untuk memberikan sang Ars ASI selama 2 tahun.Selain ASI , Ars juga suka susu formula.
Semua momen penting, termasuk kehadiran Ars selalu di abadikan oleh sang ibu. Di foto, lalu di cetak, dan di sisipkan di album foto. Mulai dari Ars bisa merangkak, hingga berjalan.
Kebahagiaan itu pun tak berlangsung lama. Dua tahun sudah umur Ars, dan ia juga harus menerima kenyataan yang pahit. Ayahnya meninggal dunia karena tertabrak mobil di jalan raya, saat akan membelikan susu untuArs. Sang Ibu, sangat terpukul menghadapi cobaan yang ia alami pada saat itu. Sampai – sampai, bekas kardus susu untuk Ars, masih disimpan oleh ibunya.
Pada saat itu juga Ars masih belum tahu – menahu, apa yang sedang ia alami, tetapi, setiap malam ia selalu memanggil – manggil ayahnya. Ars semakin besar dan pandai, ia mulai menanyakan siapakah jati dirinya pada ibunya, dan saat itu pula ibunya juga menceritakan kejadian yang di alaminya.
“Oh , jadi seperti itu, baiklah Bu!, aku akan jadi anak yang berbakti !” seru Ars, hingga sang ibu meneteskan air mata.
Ars sudah berusia 7 tahun. Ia mulai menduduki bangku sekolah dasar. Ia juga menjadi siswa teladan di sekolahnya. Ia terkenal karena kepandaian, kecakapan, dan kesopanannya. Guru – Guru pun sangat menyayanginya. Banyak teman, dan tak ounya musuh satupun. Hebatkan ! dalam hal beribadah dia juga sangat jago, Sholat tanpa disuruh, Mengaji, semuanya ia bisa.
Sang ibu sangat bangga memiliki anak seperti Ars. Ia rajin membantu, patuh, pada ibunya. Tetapi, di balik kegembiraan ibunya, sang ibu menyimpan rahasia besar. Ibunya memiliki sebuah penyakit yang sangat ganas. Ars pun tak mengetahiunya sama sekali.
Setahun kemudian, genap sudah usianya, menjadi 8 tahun. Ia yang harusnya masih butuh kasih sayang, perhatian, nasehat dari ibunya, kini kandas. Ibunya meninggal dunia karena penyakitnya yang sangat ganas. Dalam mengahadapi hal tersebut, setetes air mata pun tak pernah jatuh dari bola mata Ars. Ia sangat tegar, bahkan bibirnya menjadi pucat, kering, karena ia selalu memanjatkan do’a kepada sang ibu tercinta. 
Membaca surat dari teman-temannya Arien pun terharu, dia berjanji untuk merubah sikapnya selama ini.

THE END makasih buat yang udah baca . . . :) Ghesa ucapkan thank you!

31 January 2013

Tersapu tapi Diam

Puisi nih. Kalo kmaren sore gk dbri tgas. Puisi ni gk bakal jadi. Temanya "hujan". Selamat menikmati. . .

Tersapu tapi Diam

Dari tadi ku menunggu
Gemercik air turun kebumi
dengan nada yang sama
untuk waktu yang lama

Sekarang ku menunggu
Gemercik air turun ketanah
Tanpa suara sama sekali
dengan sinar yang menusuk bumi

Tetapi pada akhirnya
Hanya timbul pertanyaan
Saat itu semua terjadi
Aku hanya diam
Semua tersapu begitu saja
Padahal selain aku juga menunggu

-----------------------
Wuft bgus tidak, saudara C Anwar tea!
Buat kalian yang udah baca, tolong carikan maknanya ya?

Ok met pagi, met menjalankan aktivitas . . . :)

------------------------
Sent from my Nokia

28 October 2012

Naskah Drama "Yang Goblok Siapa?"

Matematika



Pada suatu hari anak sedang bermain di tengah lapangan bersama dengan teman-temannya. Setelah asik bermain mereka segera pergi ke warung Bu Lastri untuk mencari minum.

Andi  : Bu, gelas aquanya 3 ya bu!
Bu Lastri : Iya dik, sebentar ya!
Tedi  : Sama tahu isinya satu bu! (sambil mengambil tahu isi)
Bu Lastri  : Iya, ambil aja. Ibu lagi nyuci ini! Nanti letakan saja uangnya dimeja!
Padi  : Iya bu (langsung menyahut)
Tedi  : Sama nasi kuningnya juga ah!
Andi  : Kebiasaan kamu baru sejam yang lalu makan, masih aja belum kenyang (sambil menunjuk)
Padi  : Hu ... (mengejek)
Tedi  : he , , he (tertawa kecil)

Setelah melepas lelah, Andi pun memulai pembicaraan.

Andi  : ngomong-ngomong kalian semua sudah selesai belum mengerjakan PR matematikannya?
Padi  : Oh iya lupa untung kamu ingetin.
Andi  : Tapi sudah kan?
Padi  : Belum , , (tanpa ekspresi)
Andi  : z (memalingkan wajah)
Padi  : Halah nilai 20 aja ngerjain PR
Andi  : eh . . . Gak suka aku! (cemberut, memang tadi pagi nilainya tidak tuntas)
Tedi  : Halah gampang aku sudah selesai. (seraya menelan nasi kuningnya yang belum habis)
Andi  : a maca?
Padi  : macacih?
Tedi  : (jejelin aqua gelas kosong pada keduanya)
Padi  : halah biasanya kamu mah pemalas!
Tedi  : lho , , , eh?
Andi  : Bohong nih!
Tedi  : Ayo langsung kerumahku! (sambil menyeret lengan teman-temannya)
Andi  : Tunggu! yang bayar siapa?
Tedi  : kamu aja, kan nanti aku contekin
Andi  : Ngomong!
Padi  : Nih aku bayarin aja! (langsung menaruh uang di meja)
Tedi  : Woe . . . (matanya berkaca-kaca)

Setelah selesai di warung Ibu Lastri mereka langsung pergi kerumah Tedi, dengan senyumnya Tedi membuka pintu rumah, namun kedua temannya nampak gelisah, setelah masuk mereka makin gelisah, apa lagi setelah Tedi menunjukkan buku matematikanya.

Tedi  : nih lihat coy! (dengan wajahnya yang sombong memperlihatkan buku adiknya)
Padi  : A - B - C? , , , , A - B - C -... . .... ... !? (garuk-garuk kepala)
Tedi  : - D
Padi  : Terima kasih
Tedi  : Msama!
Andi  : Goblok emangnya aku gak hapal apa?
Tedi  : hehe maaf (malu)

To Be Continued (besok aja ya Ghesa lanjutin, capek)

17 October 2012

Atas Hitam Bawah pun Hitam

Siang semuanya pengunjung setia. apa kabar? baik kan? padahal kan Ghesa kan gk punya pengunjung setia. wkwkwk xD. 

Bagaimana hari ni? normal? selamatlah buat kamu2 yg normal fisik maupun rohani. sebenarnya Ghesa cuma pengin sharing aja kok. Maklum pengalamanku lagi jelek bulan ini hehe. . . mulai aja aku critain ya. . . . cekidot 

Yang pertama kalian pasti belum tau, iya Ghesa critain. . . . Hari jumat aku ikut extra jujitsu. ada beberapa alasan tau2 aku ikut jujitsu. yaitu salah satunya dari surat perintah kpala skolah. . . . wes, gaya !! tpi emang bner kok kpala sekolah yg bilang sendiri waktu upacara sama survei kelas karena waktu itu memang ada pnilaian akreditasi. (untuk surat diatas cuma bumbu aja). kalo untuk teman2, alasan diatas memang tidak enak. kenapa? bisa dibayangin sendiri lah. kalo aku ikut gara2 alasan itu kan prasaan mreka gk enak nantinya. Makanya niatku jadi berubah. Emang mreka punya perasaan? gk usah dibahas itu pasti enak. sampai mana tadi? nah karena Ghesa putuskan hari jumat. akhirnya jumat sore aku mandi. ? ya udah di baca, , , inget itu bukan nyabun tapi mandi! habis gnti baju langsung ditelpon temenku. sama dia juga anak baru. jadi gak? katanya. jadi jawabku. pakek basa jawa itu. dia bilang ya. trus aku matiin hp. dan gk saya bawa. yang itu gk usah dpikir ya? waktu berangkatnya sih waktu itu masih jam stengah 7an. dengan senyuman itu juga. karena macet ya jalan pelan2. ndutttt. . . . . nduttttt. begitulah kira2. 

Ganti paragraf ya? untuk iklannya klik disini 

sekitar jam xxx. iya lupa aku jam brapa. langsung aja kerumah temenku dulu. ngobrol sebentar buat nungguin jam. selepas itu, ke sekolah dilihat sudah pada pulang kayaknya. sepi gitu. oh ya jangan mikir ya kalo Ghesa lupa bawa pacul. sampai mana tadi? hm , , , Ghesa liat ternyata gk sepi kok ada orangnya. ada yang voli, pncak silat, taekwondo, jujitsu. jadi maksutku sepi disini ialah anak2 yg sekolah sore udah pada pulang. ya gk? disana juga ada kok teman2 yg baru. kan seru kalo ada yang selevel. "xxx kata pelatih. xxx kata yang lain". jadi apa aku harus bilang xxx juga?/ hm, , , maksutku kan gk tau aja. relax brow! 

ganti paragraf lagi ah. . . . iklan klik disini

Hal yang harus diketahui tentang SURAT RESMI


Nah, trahu nggak apa yang dimaksud dengan surat? Betul deh. Kalau menurut Ghesa sih surat itu adalah Sekumpulan tesk yang disampaikan kepada seseorang yang kita tuju, isi surat itu baik penting atau pun santai. Nih simak ya, bagian-bagian SURAT RESMI
1. KOP/kepala surat 
Lembaga /instansi (ditulis dengan huruf kapital)
Alamat (Diawali kata jalan , diakhiri kota dengan nomor)
2.  Nomor Surat
3.  Perihal (banyaknya lembar) contoh 2 lembar, dan - bila tidak ada
4.  Phal (tanda baca diawali dengan huruf kapital) contoh: Undangan dan Kematian
5.  Tanggal (tidak perlu didahului dngan nama kota dan angka nol) contoh: 17 oktober  2012 dan 2 desember 2012
6.  Alamat yang dituju contoh:
Yth Bapak/Ibu guru
SMA Kemala Bhayangkari 1
Surabaya
7. Dilanjutkan dengan Salam Pembuka dan seterusnya.
Contohnya lihat Surat Resmi dibawah ya! SORI YANG DIBAWAH INI HASIL COPAS

SEKOLAH DASAR NEGERI II PURBARATU
JALAN PURBARATU NO. 94 TASIKMALAYA
NO. TELP. (0265) 385591
          
No   : 04 / SD -24 / 04 / 2012                                                                                           24  Maret 2012
Lampiran   : 1 (satu)
Perihal   : Undangan

Yth
Orang tua siswa-sisiwi kelas VI
SDN II PURBARATU

Dengan hormat

Untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam bidang pertanian dan pelajaran IPA, kami bermaksud mengadakan kegiatan wisata ilmiah. Kegiatan tersebut merupakan kunjungan ke laboratorium  IPB. Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada
Hari, tanggal   : Sabtu, 30  Maret 2012
Pukul  : 08.00 s.d. 16.30
Tempat   : Laboratorium Pertanian Bogor
                 Jalan Darmaga Raya, Bogor

Dengan undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian bapak ibu, kami ucapkan terima kasih.


Untuk tanda tangan bikin sendiri yah, hehe ... :D

Pengalaman Pribadiku


Ini nih, pengalamanku dulu, monggo dbaca hehehe xD. Sori kalo bahasanya terlalu formal, soalnya tugas, masa pake bahasa gaul. Wkwkwkw xD

Pengalaman Pribadiku
Saya bersama dengan teman saya akan pergi ke stasiun kreta api, dngan tujuan pergi ke Surabaya. Hari itu sangat cerah. Matahari masih 40º menandakan pukul 10 pagi. Kami menunggu kereta dengan sabarnya.
Tak terasa telah 10 menit menunggu kereta berwarna birupun datang dengan giatnya. Jes-jes-jes, bunyinya datang dengan serempak bagaikan ular besi. Tentu saja kami naik dengan segera.
Jam tangan menunjukan pukul 12.00, kereta mulai berjalan pelan hingga berhenti pada stasiun Gubeng. Kami pun turun dengan segeradari situ.
Langsung saja menuju pohon yang rindang untuk menaiki becak disana, warnanya merah tua. Kami naik dan menyusuri sungi sempit, namun deras.
Sampailah ditempat tujuan. Tempat tersebut sangatlah indah, ramai, banyak orang berjalan kesana-kemari sesudah mendapat apa yang kita cari, kami pulang. Tentu saja meenggunakan kendaraan- kendaraan yang sama dengan yang kami gunakan saat kami berangkat tadi.
Setelah sampai dirumah, saya menceritakan kepada orang tua dirumah.

Makasih ya sudah baca, THZ begitu bahasa Inggrisnya. Sampai jumpa nanti.

Sumpah Pemuda


Ni gambar masih copas dari google, sori ya?

Hahaha, Ghesa punya pusi nih, walau pun sudah setahun lalu, tepatnya 27 Oktober 2011. Jelek sih memang, tapi gak apa-apa, namanya juga karya sendiri. Puisi ini dapet nilai 75 lho (gitu kok bangga). Yah paling enggak ngepres KKM, hehehe xD.Nih Puisinya silahkan dibaca:

Sumpah Pemuda
Janji merekaSebagai pemudaBertumpah darah yang satuTanah Indonesia

Janji mereka
Sebagai pemuda
Menjunjung tinggi bahasa persatuan
Bahasa Indonesia


Janji merekaSebagai pemuda berbahasa yang satuBahasa Indonesia

Mereka semua bersatu
Tuk membela 
bumi pertiwi
Bumi Indonesia


Sekian dan terima kasih, loh ini puisi atau isinya sumpah pemuda sih? Ini pusi yang di adaptasi kok . . . Hehe xD

Langkah Menulis Cerpen


Kali ini Ghesa mau membagikan tips nih bagaimana cara-cara atau langkah-langkah menulis cerpen, sumbernya Ghesa ambil dari guru Bahasa Indonesia Ghesa sendiri, langsung saja disimak ya! :)

Paragraf satu  : Tulislah deskripsi tokoh utama untuk menentukan wataknya. Tentukan juga tokoh itu dipakai sebagai pelaku utama atau tidak.
Paragraf dua  : Perkenalkan lagi tokoh yang berlawanan dengan tokoh diatas.
Paragraf tiga  : Buatlah konflik. (diawali dengan kata penghubung seperti: minggu   lalu, kemarin dua hari yang lalu. Dan sebagainya)
Paragraf empat  : Hadirkan tokoh Tritagonis.
Paragraf lima  : Penylesaian Konflik.

Nah, dari contoh langkah-langkah membuat cerpen diatas, pasti bisa kalian kembangkan sendiri, baik menambahkan event, konflik bahkan toko-tokoh lainnya, jadi selamat membuat cerpen ya! Semangat.
Sebenarnya Ghesa juga punya cerpen lho, lihat ya disini atau disini

03 October 2012

Pantun by Ghesa

Haha. . . met siang all. jangan lupa ucapkan syukur karena masih bisa baca. (becanda mas, mbak!). Sebenernya maksutku ingin mengekspresikan beberapa hal dalam beberapa pantun. simak aja dibawah.
 
pulang gereja beli bubur
satu pegang sendok satu garpu
kenapakah hatiku ini hancur
kekejamanmu sangat menyapu


enaknya beli nasi pencuk
cari kekanan lalu kekiri
hai cewek kita jadian yuk
hanya saja ngomong sendiri


cewek saja masih banyak
cowok pun saja masih ada
jangan kaget ibu bapak
kalau kami suka berkuda
(jangan ngeres ok?)

 
bawa palu pasti bawa paku
cari gergaji buat kotak amal
hai teman jangan begitu
saya sendiri masih normal


makasi ya udah baca, asli lho ini ghesa yg bikin. hehe xD. BTW Have a Nice Day

12 September 2012

Resensi The Raid Redemption


Review FILM ah, , , xD



kemarin Ghesa udah nonton the raid di RCTI. walaupun grafik dan suara kwalitas tv (gk ada lubang headset sih tvku), 40% sensored, iklannya banyak, malem banget(bsoknya skola pagi), crita kurang nyambung, plus nyamuk. . . . ahaha. . . . tpi sungguh film rating linkin park (emang aku pun linkpaker). film ini bagus sekali. gayanya hmpir sama dengan jetli, tokoh utama yaitu Rama. masih muda, tmpan, tnggi, pnter actn n bela diri, dah pasti dkrubungi. Berhubung tadi pagi pelajaran bi. yaitu resensi. jadi ghesa resensi film ini aja. maklum, EDDY wkwkwk

yang pling kcewa pas waktu finising. jadi setiap ada adgan gtu dsensor. conto besar maddog vs sersan ps wktu matahin lehernya dsensor. ada lagi pas abangnya rama lagi finishing maddog pake neon (setauku). Ada lo yang kelewatan disensor, jika dilihat saat si bos geng menyerah, kan tangannya diikat, nah sipengikat itu malah ditembak si kapten(ato apa lah yang udah tua itu) kan harusnya sensor berat itu, apa lagi darahnya yang paling seru itu, mucrat kemana-mana (sori sebelumnya kalo aku nulis ini)

Kalau dari segi cerita sih menurutku kurang nyambung, terutama pas akhir konflik, tahu2 selesai gitu. si kapten nyerah gitu aja.

tpi ttp aja ghesa bangga dengan film indonesia yg satu ini jarng lho kluar film sejenis ini lagi . . . . .
supaya gk kecewa. . . . nanti aku tak download film copian bluray . . . . asik dah. . . . srasa nonton bioskop

thz udah knjungi blogku

04 September 2012

Sial Apa Mujur

Sebenarnya ini adalah cerpen (iya dari tugas sekolah lagi) Asli lho saya yang NULIS (jadi maaf kalau jelek) hahaha .... xD xD Cerpen ini dibuat dengan pengalaman nyata temen SD ku dulu, kasihan dia. Waktu itu kelas 5 aku masih dibandung. Namanya ghesa udah lupa, sebentar Fajar Reno Viali, sori2 !!! tapi saya tambahin adegan2 cinta gitu, ya soalnya dituntut gitu sih ama pak ANAK2, Ghesa turuti aja.

Sebenarnya tugas ini saya tulis berbulan-bulan lalu, tepatnya saya masih inget kok yaitu 11 Februari 2012 jam 8:48, sebenarnya ni tugas bhasa Indonesia disuruh buat majalah temanya valentin, aku yang disuruh buat cerpen, jadi saya nulis ini, tapi masih inget sekarang kalau ghesa pernah nulis cerpen itu, dari pada bingun ceritanya mending langsung dibaca aja, kalo males baca, .. download file docxnya dibawah: Maaf kalo templatenya putih doang, haha

DOWNLOAD 150 kB

Sial Apa Mujur


Kutendanglah kaleng itu kesana dan kemari, seperti halnya menggiring bola selihai Lionel Messi, namun bukan itu maksutku, jadi aku ingin menendang jauh kaleng tersebut, jauh kealam sana. Akhirnya dia mendarat jauh di sebuah pekarangan orang cina yang kaya itu. Terdengar suara orang sedang marah dari dalam, tak aku hirukan langsung saja aku lari, mungkin karena kaleng itu.

            “ Ma aku pulang.” Di bukanya pintu itu, lalu ibuku bertanya,” kamu kenapa keringatan begitu, tidak baik anak perempuan kalau berkeringat,” iya, soalnya tadi disekolah aku di pilih sebagai ketua panitia dalam lomba pentas seni, kan tidak enak kalau dipaksa begitu.” “loh kan itu anugerah buat kamu, bukannya kamu malah senang?” sahut ibuku. “senang bagaimana? Kan repot kalau begitu.” “tapi kan Rena” tak kuhirukan lagi kata-kata ibuku itu, langsung aku ganti pakaian. Setelah makan siang, aku pun lansung keluar rumah. “Ma, aku pergi dulu!”

            Uuh, kesal. Gumamku dalam hati. Kenapa hari ini aku sial sekali, tadi waktu rapat, sekarang ocehan ibuku. Uuh, pasti berlanjut hingga minggu depan, soalnya acara sudah dimulai. Aku mulai melanjutkan mencari ketenagan.

            Aku menyusuri jalan ini tepat didepan rumah orang cina tersebut terlihat sebuah kaleng, sudah pasti itu kaleng yang kutendang sekitar setengah jam yang lalu, untung saja kaleng ini selamat di situ, kemungkinan juga bisa masuk tempat sampah, bau kan? Kutendang saja lagi kaleng itu, aku jadi sadar kalau kaleng itu sial seperti aku, tapi walau pun ditendang sepertinya dia senag terhadapku.

            Terlihat seonggok mayat, bukan maksutku seseorang. Ah mungkin halusinasiku pada kaleng terbawa juga. Ternyata mayat itu Adi. “hai Rena, siang. Begini, aku ingin mendaftarkan diriku pada pentas seni itu, mari berteduh di pohon itu.” “tuh kan aku sial lagi.” Iya kenapa?” “oh tidak, tadi kamu mau bilang apa?” untung dia tidak dengar maksud kesialanku. “begini, aku ingin mendaftarkan diri sebagai penyair pada pensimu itu, kamu ketua ketuanya kan?” “iya betul, sampai panas-panas begini hanya mendaftar saja.” “boleh ya, pada sesi terakhir juga tidak apa-apa kok!” “iya-iya nanti di catat kalau aku pulang.” “makasih ya, temanku, aku pulang dulu menyiapkan bahan.” “iya-iya”

            Adi itu temanku, dulu waktu kelas 2 SMP dia sekelas sama aku, orangnya baik walau sedikit pendiam. Karena sifatnya itulah aku suka padanya. Dia ganteng tapi belum pernah berpacaran, seperti aku memang.Tapi aku gak mau dia tahu. Dan aku juga tidak bisa, sudah jelas sialku itu, bukankah?

Seminggu telah berlalu. Uuh akhirnya selesai juga, tinggal melihatpertunjukannya saja.

            Membosankan sekali, dari tadi Cuma band, solo, band, solo. Dan nyanyian MC itu terbawa juga. Aku hanya tertawa kecil, namun ketika dia membacakan bahwa sekarang adalah waktunya Adi dengan puisinya. Judulnya yaitu Sial memuji Mujur. Maaf kalau tidak kutulis disini karena panjang. Diakhir kata dia menyebut namaku,” Rena dirimu licik, selicik kalengmu itu, tapi aku tahu kalau aku menyukaimu.”

            Jreng …. Semua orang mulai memandangku, termasuk Adi sendiri. Dia mengeluarkan pendapat. disaat aku sial, namun dia berusaha untuk memuaskan- ku. Ternyata di belakang panggung dia menembakku. “aku tahu kamu sudah suka aku sejak setahun lalu, kita seperti halnya kamu dengan botol kaleng yang kamu tendang kemarin maka dari itu, maukah kamu menjadi pacarku Rena?” aku langsung tahu kalau puisinya di dapat dari aku dan kaleng itu. Tanpa pikir panjang aku menerima tawaran yang kutunggu sejak kelas 2. Setelah selesai acara aku mengajak Adi untuk pergi ke rumah orang Cina dekat rumah ku.

            Terlihat botol kaleng tergeletak di bawah pohon, ingin kubawa pulang dan kurawat. Tentu saja dengan ku tendang, hehe … “Ini kamu lagi aku tendang. Kamu ingat kan?” 

Post a Comment

[Blog DoFollow]

Komentar ANONIM tanpa Captcha guys . . . ! , jadi TERIAKLAH SEKENCANG-KENCANGNYA . . . !!!